banner 728x250

Sang Saka Diturunkan Penuh Khidmat, Wabup Sukabumi: Semangat Kemerdekaan Harus Dirawat Melalui Pengabdian

Generasi Muda Diajak Melanjutkan Perjuangan dan Mewujudkan Indonesia Emas 2045

banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMIANNEWS.ID – Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Sukabumi berlangsung khidmat di Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu, Senin (17/8/2026).

banner 325x300

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, tugas komandan upacara dipercayakan kepada AKP Tri Yudha Rinaldi Ruslan, perwira Polres Sukabumi.

Upacara tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Sukabumi yang berlangsung sejak pagi hari.

Menjelang sore, suasana Lapangan Cangehgar terasa semakin hening dan khidmat. Para peserta memberikan penghormatan ketika Pasukan Pengibar Bendera Pusaka menjalankan tugas menurunkan Sang Saka Merah Putih.

Prosesi Berlangsung Tertib dan Lancar

Prosesi penurunan bendera berlangsung tertib, lancar, dan penuh penghormatan. Setiap anggota pasukan menjalankan tugas dengan gerakan yang tegas, seragam, dan penuh kedisiplinan.

Bendera Merah Putih diturunkan secara perlahan dari puncak tiang, kemudian dibawa menuju mimbar kehormatan untuk diserahkan kepada inspektur upacara.

Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, unsur TNI dan Polri, aparatur Pemerintah Kabupaten Sukabumi, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta tamu undangan mengikuti setiap tahapan upacara dengan sikap sempurna.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam memperingati kemerdekaan sekaligus menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang bagi bangsa dan negara.

Wabup Bersyukur Seluruh Rangkaian Berjalan Baik

Seusai upacara, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan upacara penurunan Bendera Sang Saka Merah Putih. Seluruh rangkaian berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan upacara merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari panitia, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, TNI, Polri, perangkat daerah, hingga unsur masyarakat.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah mempersiapkan dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Kemerdekaan Menjadi Momentum Membangun Daerah

Wakil Bupati mengatakan, peringatan Hari Kemerdekaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi sumber semangat untuk melanjutkan perjuangan melalui pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan kerja nyata, persatuan, kepedulian sosial, dan kontribusi positif sesuai bidang masing-masing.

“Mudah-mudahan momentum ini menjadi satu pertanda bahwa Kabupaten Sukabumi dapat menjadi kabupaten yang Mubarakah, maju, unggul, berbudaya, dan berkah,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, seluruh elemen masyarakat perlu memperkuat kebersamaan dan bergotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Pesan Khusus untuk Generasi Muda

Wakil Bupati turut menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda agar tidak melupakan sejarah dan nilai-nilai perjuangan para pahlawan.

Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kemerdekaan sekaligus melanjutkan pembangunan bangsa. Perjuangan saat ini dapat diwujudkan melalui pendidikan, prestasi, kreativitas, kedisiplinan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Semangat pantang menyerah, rela berkorban, persatuan, dan cinta tanah air harus terus ditanamkan agar tidak terkikis oleh perkembangan zaman.

“Kita harus terus berbakti kepada bangsa dan negara untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas H. Andreas.

Generasi muda juga diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan perubahan positif, tanpa meninggalkan budaya dan jati diri bangsa.

Sang Saka Turun, Semangat Perjuangan Tetap Berkibar

Penurunan Sang Saka Merah Putih bukan berarti berakhirnya semangat kemerdekaan. Nilai-nilai perjuangan justru harus terus hidup dan diwujudkan dalam aktivitas sehari-hari.

Semangat tersebut dapat dilakukan melalui pengabdian yang tulus, menjaga persatuan, menaati aturan, menghormati keberagaman, membantu sesama, dan memberikan karya terbaik bagi bangsa.

Upacara penurunan bendera kemudian ditutup dengan sesi kebersamaan antara jajaran Forkopimda, petugas upacara, dan anggota Paskibraka Kabupaten Sukabumi.

Di bawah nuansa merah putih yang memenuhi Lapangan Cangehgar, seluruh peserta membawa satu pesan yang sama: Sang Saka boleh diturunkan ketika senja, tetapi semangat perjuangan harus tetap berkibar di dalam jiwa setiap anak bangsa.

(DD)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *