banner 728x250

Kemah Nasional Pramuka PUI Satukan Ribuan Generasi Muda, Kapolri: Pancasila Harus Dipraktikkan

Merawat Persatuan, Membentuk Generasi Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045

banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMIANNEWS.ID – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) yang digelar di Lapang Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9/2026).

banner 325x300

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran kepolisian, pengurus PUI, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para pembina Pramuka.

Sekitar 5.400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kegiatan nasional tersebut. Ribuan anggota Pramuka tampak memenuhi kawasan Selabintana dengan semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan nasionalisme.

Dalam amanatnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Gerakan Pramuka dan PUI merupakan wadah strategis untuk membentuk karakter sekaligus mengembangkan potensi generasi muda.

“Gerakan Pramuka menyiapkan insan yang memiliki bekal pengetahuan, kedisiplinan, dan keterampilan. Semua itu sangat bermanfaat untuk pengembangan diri serta berkarya di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menurut Kapolri, pembinaan karakter semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Kemajuan teknologi memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan berbagai informasi.

Namun, derasnya arus informasi juga dapat menimbulkan dampak negatif apabila tidak disertai kemampuan menyaring, memahami, dan menggunakan informasi secara bijaksana.

“Kalau tidak hati-hati, kemudahan informasi melalui kecanggihan teknologi dapat membawa dampak negatif. Karena itu, generasi muda harus selalu waspada dan mampu menyaring setiap informasi yang diterima,” katanya.

Persatuan Bukan Sekadar Hafalan

Kapolri juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika, menurutnya, tidak boleh berhenti sebagai pengetahuan atau hafalan semata.

“Kita mengetahui Pancasila dan mengenal semangat Bhinneka Tunggal Ika. Namun, semua itu jangan sampai berhenti pada hafalan saja. Nilai-nilai tersebut harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Ia meyakini Indonesia akan semakin kuat dan maju apabila seluruh elemen masyarakat mampu merawat kebersamaan, menghormati perbedaan, serta mengutamakan kepentingan bangsa.

Kehadiran Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan, pendidikan karakter, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

PUI Siapkan SDM Menuju Indonesia Emas

Sementara itu, Ketua Umum DPP PUI H. Raizal Arifin mengatakan bahwa apel kebangsaan menjadi momentum penting bagi PUI untuk meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan bangsa.

PUI, lanjutnya, berkomitmen mendukung dan mengawal berbagai program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, terutama melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Melalui apel ini, kami ingin membangun PUI yang semakin baik melalui program Presisi. PUI ingin berkontribusi mewujudkan negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur dengan menyiapkan sumber daya manusia terbaik,” pungkasnya.

Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi menjadi ruang perjumpaan ribuan generasi muda untuk memperkuat persaudaraan, mengasah keterampilan, serta menanamkan kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Dari bumi perkemahan Selabintana, semangat persatuan kembali dikobarkan sebagai bekal melahirkan generasi Indonesia yang disiplin, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.

(DD)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *