SUKABUMIANNEWS.ID – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, mengapresiasi Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Barat yang telah menginisiasi kegiatan Sapa Isu Daerah sebagai ruang dialog dan kolaborasi untuk membahas berbagai persoalan pembangunan di masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan H. Andreas saat membuka kegiatan Sapa Isu Daerah yang dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Milangkala ke-44 Desa Banyuwangi. Kegiatan berlangsung di Desa Banyuwangi, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (23/8/2026).
Acara tersebut dihadiri unsur pemerintah desa, TNI–Polri, tokoh masyarakat, kader PMII, pemuda, serta warga setempat. Berbagai kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan turut memeriahkan acara sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menilai Sapa Isu Daerah merupakan kegiatan positif karena membuka ruang komunikasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat. Forum tersebut diharapkan tidak berhenti pada diskusi, tetapi mampu melahirkan gagasan dan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi dalam mendorong kebijakan pembangunan yang lebih merata, berkeadilan, partisipatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar H. Andreas.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan mahasiswa, pemuda, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta masyarakat desa. Karena itu, aspirasi dan berbagai persoalan yang berkembang di daerah perlu disampaikan melalui forum yang terbuka, konstruktif, dan berorientasi pada solusi.
H. Andreas juga mendorong generasi muda, khususnya kader PMII, untuk terus mengambil peran sebagai penggerak perubahan. Mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan pemikiran kritis sekaligus menawarkan solusi nyata bagi persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, dan pembangunan di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan tersebut semakin bermakna karena bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat kemerdekaan, menurut Wabup, harus diwujudkan melalui kerja bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperluas pemerataan pembangunan hingga ke wilayah perdesaan.
Pada kesempatan yang sama, H. Andreas menyampaikan ucapan selamat atas Milangkala ke-44 Desa Banyuwangi. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan hari jadi desa sebagai momentum untuk bersyukur, memperkuat persatuan, serta mengevaluasi berbagai capaian pembangunan.
“Peringatan milangkala ini hendaknya tidak hanya dimaknai dengan kemeriahan semata, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua untuk bersyukur atas berbagai capaian yang telah diraih,” tuturnya.
Ia berharap Desa Banyuwangi dapat terus berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, aman, dan sejahtera. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, mahasiswa, TNI–Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sukabumi. Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan kebersamaan masyarakat, pertunjukan seni budaya, serta rangkaian perayaan kemerdekaan yang berlangsung meriah dan penuh semangat kekeluargaan.
Melalui Sapa Isu Daerah, PKC PMII Jawa Barat diharapkan dapat terus menjadi jembatan aspirasi sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan yang inklusif, merata, dan berkeadilan menuju terwujudnya Sukabumi Mubarakah.
(DD)


















