banner 728x250

Sinergi Tanpa Batas: Warga RW 03 dan RW 12 Sukakarya ‘Rempug’ Bahas P2RW dan Targetkan Wilayah RW 03 dan RW 12 Bebas Sampah

banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMIANNEWS.ID – Semangat gotong royong dan kolaborasi antarwilayah terekam jelas di Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. Warga dari dua Rukun Warga (RW), yakni RW 03 dan RW 12, menggelar pertemuan “Rempug Warga” yang produktif untuk membahas dua agenda krusial: persiapan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) dan penanganan sampah wilayah melalui sinergi dengan TPS3R.

Pertemuan penting ini berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026, pukul 16:00 WIB, bertempat di Majelis At-Thohariyah, RW 12 Sukakarya. Pertemuan ini menandai langkah awal yang solid dalam menentukan usulan kegiatan prioritas P2RW dan pembentukan panitia kecil di kedua wilayah tersebut.

banner 325x300

Acara dibuka dengan hangat oleh Usman Suhada, Ketua RW 12 selaku tuan rumah. Pertemuan ini dihadiri oleh pemangku kepentingan dari kedua RW: Ketua RW 03, jajaran Ketua RT (RT 01 hingga RT 04) dari kedua wilayah, serta para pengurus RW. Turut hadir Perwakilan Pengurus PKK, Posyandu, PAUD, Karang Taruna RW, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan perempuan.

Unsur Kelurahan Sukakarya pun memberikan dukungan penuh dengan kehadiran Edin Nuryadin, S.E., dan Pipit Handayani, S.E.

P2RW: Membangun Wilayah dengan Semangat “Reugreug Pageuh Repeh Rapih”

Pipit Handayani, S.E., perwakilan dari pihak Kelurahan, memaparkan regulasi terkait P2RW untuk memastikan program berjalan sesuai koridor hukum. Dalam musyawarah tersebut, diputuskan fokus pembangunan masing-masing RW:

  • Wilayah RW 12: Pembangunan atau perbaikan akan difokuskan di wilayah RT 03, dengan hasil kesepakatan berupa perbaikan talun air.

  • Wilayah RW 03: Pembangunan atau perbaikan juga akan difokuskan di wilayah RT 03, dengan hasil kesepakatan berupa pengaspalan jalan gang.

Kolaborasi ini menegaskan sinergi kedua wilayah dalam menjunjung tinggi esensi P2RW dengan ciri khas lokal Kota Sukabumi, yaitu “Reugreug Pageuh Repeh Rapih” (Kuat, Kokoh, Akur, dan Rapi).

Menuju Sukakarya Bebas Sampah: Kolaborasi Berilian dengan TPS3R

Selain P2RW, agenda “Gerakan Sukabumi Bebas Sampah” menjadi sorotan utama. Ketua RW 12 secara konsisten menggaungkan penanganan sampah di kedua wilayah melalui kemitraan strategis. Pertemuan ini mempersiapkan rencana pengolahan sampah bersama dengan berbagai mitra, serta penguatan tata kelola sampah yang langsung dan efisien di tingkat RW.

Ide berilian lahir dari diskusi intensif antara Ketua RW 12 dan Penasihat RW 12, Aim Sunarya, M.Si. Mereka menegaskan bahwa sampah adalah tanggung jawab bersama, dan setiap individu wajib memiliki kesadaran akan tanggung jawabnya terhadap sampah. Mereka mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mendorong program “Gerakan Sukakarya Bebas Sampah”.

Widiansyah, Ketua RT 03 dari wilayah RW 03, menanggapi serius program ini dan memberikan usulan konkret terkait tata kelola penanganan sampah. Tokoh masyarakat, Acep Saefullah Yusuf, turut memberikan pesan moral mengenai tanggung jawab bersama dan menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak terkait untuk mensukseskan gerakan ini.

Menutup diskusi, Edin Nuryadin, S.E., Sekretaris Kelurahan, memberikan saran agar warga secara kolektif mendorong program bagus ini. Ia menekankan pentingnya bermitra dengan pihak pengelola TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle) yang berlokasi di wilayah RW 03 Kelurahan Sukakarya. Edin juga mengarahkan para Ketua RW dan Ketua RT untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai Gerakan Sukakarya Bebas Sampah.

Sinergi kuat antara P2RW dan TPS3R di Sukakarya ini diharapkan dapat menjadi model inspiratif bagi wilayah lain dalam mengintegrasikan pembangunan fisik dengan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

(DD)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *