SUKABUMIANNEWS.ID – Pemandangan hangat dan penuh haru terekam di Rumah Makan Didi, Jalan Lingkar Selatan, hari ini. Sebanyak 50 anak yatim piatu dari wilayah Kelurahan Cikondang berkumpul, bukan hanya untuk menyantap hidangan, tetapi untuk menerima aliran kasih sayang dan santunan dari Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Kelurahan Cikondang. Acara ini menjadi bukti nyata kekuatan gotong royong dan kepedulian yang masih tumbuh subur di tengah masyarakat.

Sentuhan Kebahagiaan dari Sedekah Subuh
Ketua BKMM Kelurahan Cikondang, Mamay Maryani, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki misi mendalam. “Santunan ini kami harapkan bisa sedikit meringankan beban hidup para anak yatim piatu dan, yang terpenting, membawa kebahagiaan serta senyuman ke wajah mereka,” ujarnya dengan tulus.
Menariknya, dana santunan ini bukan berasal dari segelintir donatur besar, melainkan merupakan akumulasi dari keikhlasan jamaah majelis taklim se-Kelurahan Cikondang yang menyumbang melalui program “Sedekah Subuh”. Sebuah inisiatif yang mengubah kepingan uang receh menjadi aliran manfaat besar.
“Ini adalah perwujudan nyata agar kita tidak menjadi golongan orang yang ‘mendustakan agama’, sebagaimana yang tercantum dalam Alquran Surat Al-Ma’un,” tambah Mamay, menekankan landasan spiritual yang kuat di balik aksi sosial ini. Beliau juga berharap agar BKMM dapat terus maju, jaya, dan konsisten berkarya untuk umat.
Apresiasi dari Lurah dan Rencana Masa Depan
Lurah Cikondang, Aden Dendalaga, yang turut hadir, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BKMM atas konsistensi dan inovasi mereka. “Kami sangat mengapresiasi BKMM Cikondang yang selalu aktif menyelenggarakan kegiatan sosial keagamaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkapnya. Beliau menilai acara ini memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial, serta menunjukkan kuatnya budaya saling membantu di Kelurahan Cikondang.
Lebih jauh, Aden berharap agar BKMM tetap kompak. Sinergi antara pemerintah kelurahan dan BKMM pun akan ditingkatkan, dengan rencana penyusunan program kerja untuk membentuk struktur BKMM hingga ke tingkat Rukun Warga (RW), guna menyisir lebih banyak penerima manfaat.
(DD)


















