banner 728x250

Kejar Target UHC, Sekda Sukabumi Dorong Puluhan Ribu Relawan SPPG Masuk Kepesertaan BPJS Kesehatan

banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMIANNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat untuk memperluas cakupan dan menggenjot tingkat keaktifan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi warganya. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan merangkul puluhan ribu relawan dari Yayasan SPPG se-Kabupaten Sukabumi agar segera terlindungi oleh jaminan kesehatan.

Komitmen besar ini ditegaskan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat membuka acara Sosialisasi Program JKN bagi Relawan SPPG se-Kabupaten Sukabumi yang digelar di Pendopo Sukabumi, Kamis (16/7).

banner 325x300

Dalam arahannya di hadapan para pengurus yayasan dan perwakilan BPJS Kesehatan, H. Ade Suryaman menekankan bahwa program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia menginstruksikan para pengurus Yayasan SPPG untuk segera mendaftarkan para relawan mereka.

“Terdapat sekitar 402 yayasan SPPG yang terdaftar di Kabupaten Sukabumi. Jika diasumsikan satu yayasan memiliki 50 anggota saja, maka ada potensi puluhan ribu relawan di lapangan yang harus kita lindungi kesehatannya,” papar Sekda.

Demi Kesejahteraan Masyarakat dan Kejar Target UHC

Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa dorongan pendaftaran ini bukan sekadar pemenuhan target administratif, melainkan memiliki esensi yang jauh lebih besar dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

“Langkah optimalisasi kepesertaan ini bukan semata-mata untuk kepentingan Pemerintah Daerah ataupun kepentingan BPJS Kesehatan, melainkan murni demi kesejahteraan dan perlindungan masyarakat. Sekaligus, ini adalah upaya kita bersama untuk menggenjot capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sukabumi,” tegas H. Ade Suryaman.

Ia memaparkan bahwa berdasarkan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), capaian UHC ditargetkan menyentuh angka 98% dengan tingkat keaktifan peserta di atas 80%.

Saat ini, cakupan kepesertaan di Kabupaten Sukabumi baru mencapai 92,97%, dengan tingkat keaktifan peserta berada di angka 62,96%. Karenanya, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat—termasuk yayasan SPPG yang memiliki basis massa besar—menjadi kunci krusial untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Semangat Gotong Royong JKN

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Sukabumi, Ahmad Sanusi Budi Permana, menyoroti esensi gotong royong yang menjadi fondasi utama sistem JKN. Ia mengingatkan pentingnya memiliki kepesertaan yang aktif agar manfaat perlindungan kesehatan bisa diakses kapan saja saat dibutuhkan.

Untuk mempermudah proses perlindungan bagi para relawan SPPG, pihak BPJS Kesehatan menjelaskan bahwa pendaftaran dapat dilakukan melalui skema kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau Mandiri Kelas 3.

Sebagai tindak lanjut konkret dari sosialisasi ini, BPJS Kesehatan akan memfasilitasi pendampingan teknis pendaftaran secara kolektif bagi seluruh yayasan SPPG di Kabupaten Sukabumi.

Melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah, BPJS Kesehatan, dan Yayasan SPPG, Kabupaten Sukabumi optimistis dapat segera mendongkrak persentase keaktifan JKN, mewujudkan target UHC, serta memastikan para relawan kemanusiaan yang bertugas di lapangan mendapatkan kepastian akses kesehatan yang layak.

(DD)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *