SUKABUMIANNEWS.ID – Angin segar berembus bagi warga Kota Sukabumi, khususnya para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner. Dalam tiga hari terakhir, sejumlah komoditas bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede terpantau mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.
Berdasarkan data terbaru dari Sistem Pantau Harga Bahan Pokok dan Penting (Siaga Bapokting) yang dikelola oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, fluktuasi harga pekan ini justru membawa tren positif dengan penurunan harga pada enam komoditas utama.
Cabai dan Telur Ayam Jadi Primadona Penurunan Harga
Penurunan harga paling terasa dimulai sejak Selasa (23/6), di mana sektor sayur-mayur khususnya cabai, mengalami pemangkasan harga yang cukup besar. Harga cabai merah besar varietas TW dan lokal kompak turun sebesar Rp5.000 per kilogram. Saat ini, cabai merah besar TW bisa dibawa pulang dengan harga Rp35.000 per kilogram, sedangkan cabai merah besar lokal dibanderol Rp45.000 per kilogram.
Kabar bahagia berlanjut pada Rabu (24/6). Komoditas yang sangat diandalkan untuk konsumsi harian, yaitu telur ayam negeri, turut menyusul tren penurunan. Harganya kini melandai menjadi Rp25.000 per kilogram dari yang sebelumnya menyentuh angka Rp26.000 per kilogram.
Minyak Curah dan Kedelai Ikut Melandai
Tidak berhenti di situ, pada Kamis (25/6), giliran komoditas bahan baku industri rumah tangga yang mengalami penyesuaian harga. Kacang kedelai impor yang biasa menjadi andalan pengrajin tahu dan tempe kini turun menjadi Rp10.900 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng curah juga mengalami penurunan dan kini berada di angka Rp21.000 per kilogram.
Pihak Diskumindag Kota Sukabumi menyatakan bahwa pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkala demi menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat. Bagi warga Kota Sukabumi yang ingin terus memperbarui informasi harga bahan pokok secara real-time setiap harinya, Diskumindag menyediakan akses informasi resmi yang dapat disimak langsung melalui akun Instagram @diskumindagkotasukabumi.
(DD)


















