SUKABUMIANNEWS.ID — Ada semangat baru yang meletup-letup di Kota Sukabumi! Pagi ini, Gedung Pertemuan SMKN 3 Sukabumi tidak hanya penuh sesak oleh orang, tetapi juga penuh dengan impian dan tekad baja untuk mandiri. Sebanyak 132 orang terpilih, siap mengukir sejarah sebagai wirausaha baru, resmi mengikuti Pelatihan Vokasi bagi Wirausaha Baru Angkatan I Tahun 2026, Selasa (7/7).
Momen bersejarah ini ditandai dengan hadirnya sosok yang paling dinantikan, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, S.E., M.M., yang dengan bangga membuka acara. Kehadiran beliau menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi untuk terus memperkuat dan mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang merupakan tulang punggung ekonomi daerah.
Dalam sambutannya yang penuh inspirasi, Wali Kota Ayep Zaki memberikan “resep rahasia” sukses berwirausaha.
“Ingat, keberhasilan dalam berwirausaha tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis semata, tetapi juga mental yang kuat. Seorang wirausaha sejati harus memiliki semangat pantang menyerah, mampu beradaptasi dengan segala perubahan, dan tiada henti meningkatkan kompetensi,” ujar beliau dengan nada berapi-api.
“Mental yang tangguh,” lanjut beliau, “menjadi modal paling penting untuk membangun usaha yang berkelanjutan dan mampu bersaing.“
Acara ini tidak hanya sekadar formalitas. Pemkot Sukabumi memiliki strategi matang untuk mencetak agen-agen perubahan. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, bersama jajaran Bagian Perekonomian Setda Kota Sukabumi, turut hadir mendukung penuh pelaksanaan program ini. Kehadiran Kepala SMKN 3 Kota Sukabumi juga menegaskan kolaborasi harmonis antara pemerintah dan dunia pendidikan.
Apa Saja Keterampilan yang Diajarkan?
Pelatihan Angkatan I ini menghadirkan empat bidang keterampilan yang sangat relevan dengan kebutuhan pasar saat ini, yaitu:
-
Cooking (Memasak): Untuk calon-calon maestro kuliner.
-
Baking (Kue dan Roti): Mengasah seni membuat aneka camilan lezat.
-
Merajut: Meningkatkan kreativitas dengan benang dan jarum.
-
Content Creator: Membekali peserta dengan keahlian digital untuk promosi bisnis.
Program ini ditujukan bukan hanya untuk mereka yang baru mau memulai, tetapi juga bagi pelaku usaha yang sudah sedang menjalankan bisnis, agar mereka mampu meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan produktivitas secara signifikan.
Lebih istimewa lagi, pelaksanaan kegiatan ini didukung melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), sebuah alokasi dana yang tepat sasaran untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM.
Wali Kota Ayep berharap, pelatihan tersebut tidak berhenti pada peningkatan kemampuan teknis belaka. Beliau ingin pelatihan ini mampu membentuk karakter kewirausahaan yang tangguh, sehingga para peserta lebih percaya diri dalam mengembangkan usahanya.
“Pemkot Sukabumi berkomitmen untuk terus menghadirkan program pelatihan vokasi secara berkelanjutan. Ini adalah upaya nyata kita untuk mencetak wirausaha baru yang mandiri, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Wali Kota Sukabumi, dengan senyum optimistis.
Mari kita doakan, 132 wirausaha baru Sukabumi ini akan menjadi tonggak kebangkitan UMKM di Kota Sukabumi! Selamat berlatih!
(DD)


















