SUKABUMIANNEWS.ID – Senyum bahagia dan antusiasme membuncah dari wajah warga Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Mulai Sabtu, 4 Juli 2026, mereka tidak perlu lagi waswas saat menyeberangi Sungai Cimandiri. Akses vital mereka kini telah berubah total menjadi sebuah infrastruktur yang kokoh dan megah bernama Jembatan Gantung Prima Jantake.
Jembatan sepanjang 35 meter ini diresmikan langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, bersama Bupati Sukabumi, H. Asep Japar. Peresmian ini sekaligus menjadi kado indah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Sinergi Kuat Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah
Pembangunan jembatan ini menjadi bukti nyata kesuksesan kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Sukabumi. Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa infrastruktur ini akan memberikan dampak domino yang besar, khususnya bagi mobilitas dan roda perekonomian warga.
“Jembatan hasil kolaborasi bersama Polres Sukabumi Kota dan pihak lainnya ini sangatlah bermanfaat, terutama dalam peningkatan perekonomian warga,” ujar H. Asep Japar di sela-sela penandatanganan prasasti.
Beliau juga berpesan agar warga sekitar bergotong-royong menjaga fasilitas baru ini. “Mari kita terus berkolaborasi untuk memajukan Kabupaten Sukabumi. Kepada warga, tolong jaga dan rawat jembatan ini agar terus awet,” pintanya.
Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menambahkan bahwa jembatan ini dibangun untuk memberikan rasa aman dan nyaman yang selama ini diidamkan masyarakat.
“Warga lebih nyaman melintasi sungai, petani lebih mudah membawa hasil pertanian, dan kami pun lebih nyaman dan mudah berpatroli. Ini adalah wujud nyata bakti sosial Polres Sukabumi Kota bersama TNI dan Pemerintah Daerah untuk hadir langsung di tengah masyarakat,” tegas Kapolres.
Dari Jalur Ekstrem Menuju Pusat Wisata Murah Meriah
Perubahan fisik jembatan ini membawa dampak emosional yang mendalam bagi warga. Jaja (64), salah seorang warga Desa Sasagaran, mengenang bagaimana sulitnya akses terdahulu yang hanya mengandalkan rakitan bambu seadanya.
“Dulu itu dari bambu, ngeri. Kalau sekarang sudah lebih bagus dan kokoh, jadi tidak takut lagi ketika melewatinya. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi warga Sasagaran karena banyak lahan pertanian kami yang berada di seberang, masuk wilayah Kecamatan Gegerbitung,” ungkap Jaja dengan mata berbinar.
Menariknya, pasca-peresmian, kawasan di sekitar Jembatan Prima Jantake langsung diserbu warga. Area Sungai Cimandiri di bawah jembatan kini mendadak bertransformasi menjadi destinasi wisata air murah meriah. Banyak anak-anak dan keluarga yang datang untuk berenang atau sekadar bersantai menikmati pemandangan alam, menciptakan riuh kebahagiaan baru di desa tersebut.
Kepedulian Sosial di Hari Bahagia
Tidak hanya meresmikan infrastruktur fisik, momen penuh syukur ini juga diisi dengan aksi kemanusiaan. Polres Sukabumi Kota bersama Pemkab Sukabumi membagikan ratusan paket sembako dan bantuan sosial dalam wadah kontainer plastik kepada anak-anak sekolah dan warga lansia yang membutuhkan.
Dengan adanya Jembatan Gantung Prima Jantake, tantangan geografis yang memisahkan aktivitas warga kini telah runtuh. Jembatan ini bukan sekadar penghubung antar-kecamatan, melainkan simbol gotong royong yang siap membawa masyarakat Sukabumi menuju kesejahteraan yang lebih baik.
(DD)


















