SUKABUMIANNEWS.ID — Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Madrasah Aliyah (MA) Al-Manshuriyah, Kota Sukabumi. Melalui beragam perlombaan dan penampilan kreatif, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana menanamkan nasionalisme, tanggung jawab, kerja keras, dan nilai keagamaan kepada para siswa.
Mengusung semangat menjaga kekompakan dan membangun “satu rasa” di antara seluruh siswa, kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang penyegaran setelah para peserta didik menjalani rutinitas belajar dan berbagai program sekolah.
Wakil Kepala MA Al-Manshuriyah sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al-Manshuriyah, Ujang Idris, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa momentum kemerdekaan menjadi kesempatan penting untuk memperkuat kebersamaan di lingkungan madrasah.
“Anak-anak setiap hari disibukkan dengan berbagai kegiatan sekolah. Karena itu, momentum seperti ini menjadi penyegaran tersendiri sekaligus mempererat kekompakan mereka,” ujarnya.
Kemerdekaan Dikemas Kreatif dan Edukatif
Peringatan HUT Ke-81 RI di MA Al-Manshuriyah dikemas melalui kegiatan yang menarik dan dekat dengan karakter generasi muda. Salah satu acara yang paling dinantikan adalah peragaan busana tematik.
Para siswa menampilkan kreativitas melalui beragam konsep pakaian, mulai dari tema nasional, muslim dan muslimah, profesi hingga perkantoran. Mereka tampil berkelompok dengan penuh percaya diri di hadapan guru dan siswa lainnya.
Antusiasme peserta terlihat sejak proses persiapan. Sejumlah siswa bahkan menyiapkan pakaian dan penampilannya hingga malam hari. Kesungguhan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan kemerdekaan mampu membangkitkan semangat, kreativitas, dan kerja sama para siswa.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada kelompok dan peserta terbaik. Senyum bahagia tampak dari para pemenang yang berfoto bersama guru serta teman-temannya sambil membawa hadiah.
Bagi pihak sekolah, hadiah bukan sekadar penghargaan atas kemenangan. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap usaha, keberanian, kedisiplinan, dan kekompakan para siswa selama mengikuti kegiatan.
Menanamkan Kerja Keras dan Tanggung Jawab
Nilai utama yang ingin ditanamkan melalui kegiatan ini adalah semangat bekerja keras. Menurut Ujang Idris, keberhasilan tidak akan diperoleh tanpa usaha, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
“Anak-anak harus selalu bekerja keras. Tanpa kerja keras, apa yang mereka cita-citakan tidak akan mudah tercapai,” katanya.
Nilai kemerdekaan juga diselaraskan dengan visi pendidikan MA Al-Manshuriyah. Para siswa diberikan kesempatan untuk mengekspresikan kemerdekaan secara positif, tetapi tetap bertanggung jawab dan menjunjung tinggi etika serta ajaran agama.
Dengan cara tersebut, kemerdekaan tidak hanya dipahami sebagai peristiwa sejarah atau kegiatan seremonial. Kemerdekaan dimaknai sebagai kesempatan untuk belajar, berkarya, menentukan cita-cita, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Nilai Agama Menjadi Fondasi Generasi Muda
Menghadapi karakter Generasi Z dan Generasi Alpha yang sangat dekat dengan teknologi digital, MA Al-Manshuriyah memilih pendekatan yang kreatif dan tidak membosankan. Sejarah serta nasionalisme diperkenalkan melalui aktivitas nyata, penampilan kelompok dan kegiatan yang melibatkan para siswa secara langsung.
Meskipun demikian, nilai keagamaan tetap menjadi fondasi utama dalam pendidikan di MA Al-Manshuriyah.
Pihak sekolah menilai bahwa generasi muda boleh memiliki cita-cita dan profesi apa pun. Namun, mereka harus memiliki landasan agama dan karakter yang kuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Keagamaan harus terlebih dahulu ditonjolkan. Jika fondasi agamanya kuat, insyaallah apa pun cita-cita dan profesi mereka kelak akan memiliki arah yang baik,” jelas pihak sekolah.
Cegah Siswa Terbelenggu Gawai dan Permainan Digital
Sekolah juga memberikan perhatian terhadap penggunaan telepon pintar dan permainan digital secara berlebihan. Kemajuan teknologi dinilai memberikan banyak manfaat, tetapi juga dapat menurunkan semangat belajar, kedisiplinan, aktivitas sosial, dan kualitas ibadah apabila tidak digunakan secara bijaksana.
Melalui kegiatan bersama seperti peringatan Hari Kemerdekaan, siswa diarahkan untuk kembali berinteraksi secara langsung, bekerja sama, berkreasi, dan membangun rasa percaya diri.
Pihak sekolah berharap para siswa tidak terbelenggu oleh gawai dan permainan digital. Mereka diharapkan tetap bersemangat dalam belajar, konsisten beribadah, aktif dalam kegiatan positif, serta mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Berlangsung Mandiri di Lingkungan Sekolah
Kegiatan HUT Ke-81 RI ini diselenggarakan secara mandiri dengan melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan dan unsur komite sekolah. Kebersamaan seluruh warga madrasah menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan rangkaian acara.
Selain kegiatan di tingkat madrasah, suasana perayaan kemerdekaan juga semakin semarak dengan adanya kegiatan jalan santai dari jenjang Raudhatul Athfal (RA). Anak-anak RA mengikuti kegiatan dengan pendampingan orang tua masing-masing.
Kehadiran peserta dari berbagai jenjang menciptakan suasana peringatan kemerdekaan yang meriah, hangat dan penuh kekeluargaan.
MA Al-Manshuriyah Konsisten Hadirkan Pendidikan Gratis
Dalam wawancara tersebut, Kepala MA Al-Manshuriyah Syani Rahmawati, S.Pd., M.M., turut menjelaskan bahwa MA Al-Manshuriyah didirikan pada tahun 2013. Pendirian madrasah ini berawal dari kepedulian terhadap lulusan MTs yang saat itu tidak dapat melanjutkan pendidikan karena terkendala biaya.
Dengan izin dan dukungan para pendiri serta pengasuh pesantren, MA Al-Manshuriyah kemudian dibentuk untuk memberikan kesempatan pendidikan kepada masyarakat.
Sejak berdiri hingga saat ini, MA Al-Manshuriyah disebut tetap berkomitmen menyelenggarakan pendidikan gratis bagi para siswanya. Komitmen tersebut menjadi wujud nyata kepedulian lembaga terhadap keberlanjutan pendidikan generasi muda di Kota Sukabumi.
Kemerdekaan sebagai Energi Membangun Masa Depan
Melalui peringatan HUT Ke-81 RI, MA Al-Manshuriyah berharap para siswa mampu memaknai kemerdekaan sebagai energi untuk berkembang dan meraih masa depan.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan generasi muda pada masa sekarang dapat diwujudkan melalui kesungguhan belajar, kedisiplinan, kekompakan, kreativitas, kepedulian sosial, serta ketaatan dalam menjalankan ibadah.
Dengan memadukan nasionalisme, pendidikan karakter dan nilai keagamaan, MA Al-Manshuriyah berupaya membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh, bertanggung jawab, berakhlak dan memiliki semangat untuk memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
(DD)


















