SUKABUMIANNEWS.ID – Rangkaian acara perayaan Hari Jadi ke-156 Kabupaten Sukabumi resmi dibuka dengan penuh semangat dan kemeriahan pada Sabtu (8/8/2026). Peresmian ini ditandai dengan dentuman tambur yang membahana, mengguncang Pantai Bupalo, Palabuhanratu, dan disambut dengan sorak sorai antusiasme dari ribuan pengunjung yang hadir.

Acara utama, Palabuhanratu Festival (Plara Fest), secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sukabumi H Andreas, didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, yang juga merupakan Ketua Pelaksana Hari Jadi.
Harmoni Budaya yang Memukau
Suasana Pantai Bupalo menjadi panggung bagi kekayaan seni dan budaya Sukabumi. Penampilan Tari Singa Perbangsa dari Sanggar Seni Palabuhanratu memukau hadirin dengan gerakannya yang lincah dan enerjik, sementara atraksi barongsai yang memukau menunjukkan keharmonisan dalam keragaman budaya.
Plara Fest, salah satu dari 14 agenda menarik dalam rangkaian Hari Jadi tahun ini, merupakan hasil inspirasi dari keberhasilan komunitas seni Palabuhanratu menggelar Hari Tari Dunia pada April lalu. Semangat dan antusiasme masyarakat pada acara tersebut mendorong penyelenggara untuk menghadirkannya kembali sebagai bagian integral dari perayaan Hari Jadi Kabupaten.
“Plara Fest lahir dari keinginan untuk memberikan ruang bagi komunitas seni lokal dan merayakan kekayaan budaya kami,” ujar Ali Iskandar. “Kami ingin menjadikan perayaan Hari Jadi ini sebagai momen yang tak terlupakan bagi masyarakat, sekaligus mempromosikan potensi pariwisata daerah.“
Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Selain menyuguhkan pertunjukan budaya yang memukau, Plara Fest juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Sebanyak 25 pelaku usaha mikro, IKM dan UMKM dari Palabuhanratu dan sekitarnya, bahkan dari Banten, ikut serta dalam festival ini. Mereka menjajakan berbagai produk kerajinan tangan, kuliner khas, dan pakaian tradisional, menarik minat para pengunjung untuk berbelanja dan mencicipi aneka hidangan lezat.
Wakil Bupati Sukabumi H Andreas menekankan pentingnya Palabuhanratu dalam pengembangan pariwisata Kabupaten Sukabumi. Kawasan ini merupakan gerbang utama menuju Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark, yang kaya akan pesona alam, budaya, dan warisan geologi yang menjadi daya tarik utama wisatawan.
“Kami berharap Plara Fest bukan hanya menjadi acara seremonial semata, tetapi juga mampu memperkuat citra Palabuhanratu sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat,” tutur H Andreas. “Dengan adanya festival seperti ini, kami optimis kunjungan wisatawan ke Sukabumi akan meningkat, sehingga berdampak pada pertumbuhan UMKM dan perkembangan ekonomi kreatif daerah.“
Harapan untuk Masa Depan
Perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan antar warga Sukabumi, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi pariwisata daerah kepada dunia luar. Dengan semangat gotong royong dan inovasi, Sukabumi siap menyambut masa depan yang lebih cerah.
(DD)


















