banner 728x250

Sinergi Lintas Sektor di Pantai Karanghawu: Gembira Pesisir 2026 Dorong Wisata Berkelanjutan yang Bersih dan Berdaya Saing

banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMIANNEWS.ID – Kawasan Destinasi Wisata Pantai Karanghawu, Desa Cisolok, mendadak ramai oleh aksi nyata ratusan elemen masyarakat pada Jumat (17/7/2026). Pemerintah Kecamatan Cisolok berkolaborasi dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menggelar aksi simultan bertajuk “Gembira Pesisir 2026”. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen kuat untuk mewujudkan kawasan pesisir yang bersih, lestari, dan berdaya saing global melalui pendekatan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism).

Gembira Pesisir 2026 dirancang bukan sekadar aksi seremonial. Di dalamnya, berbagai program edukatif, aksi sosial, dan pemberdayaan masyarakat diintegrasikan guna memantik kepedulian lingkungan sekaligus memperkuat fondasi pariwisata yang merupakan sektor unggulan di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

banner 325x300

Inovasi dan Pengabdian Lintas Kampus

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa yang telah membawa energi positif dan inovasi ke wilayahnya. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN UGM, yang juga didukung oleh mahasiswa KKN dari Universitas Nusa Putra Sukabumi dan Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor, memberikan kontribusi nyata yang selaras dengan cetak biru pembangunan daerah.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan pesisir sebagai aset berharga yang harus diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Okih Pazri Assidiq dalam sambutannya di tepi Pantai Karanghawu.

Ia menambahkan, melalui semangat Gembira Pesisir 2026, pemerintah kecamatan ingin menumbuhkan kesadaran kolektif agar pengelolaan kawasan wisata dilakukan secara berkelanjutan, sehingga mampu mendongkrak ekonomi lokal berbasis potensi pesisir tanpa merusak ekosistem alam.

Aksi Nyata dan Antusiasme di Lapangan

Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat gotong royong. Berikut adalah potret keseruan aksi Gembira Pesisir 2026 di lapangan:

1. Komitmen Bersama dan Edukasi Sampah

Acara diawali dengan apel bersama dan pengarahan langsung dari Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, yang didampingi oleh unsur Forkopimcam dan perwakilan mahasiswa KKN UGM. Menariknya, latar belakang lokasi acara dilengkapi dengan media edukasi visual berbentuk tangga informasi bertuliskan “Tahukan Berapa Lama Sampah Terurai”, yang merinci waktu urai berbagai jenis material—mulai dari yang membutuhkan waktu 20 tahun hingga kategori tidak terurai. Edukasi ini menjadi pengingat penting bagi pelaku wisata dan masyarakat sekitar.

2. Resik Pesisir dan Pengumpulan Sampah

Usai arahan, seluruh peserta langsung menyebar. Menggunakan kantong sampah besar berukuran hitam, para mahasiswa, pelajar, dan warga menyisir area taman pembatas pantai hingga area pasir. Mereka membersihkan rumput liar, memungut sampah plastik, dan merapikan fasilitas umum di sekitar ikon tulisan “KARANGHAWU BEACH”.

3. Pengelolaan dan Pemusnahan Sampah Terpadu

Tidak sekadar dikumpulkan, sampah-sampah organik dan ranting kering yang menumpuk langsung dikelola dengan baik oleh tim gabungan. Mahasiswa KKN bersama warga bahu-membahu memastikan tidak ada sisa sampah yang berserakan di sekitar bibir pantai agar estetika kawasan wisata tetap terjaga dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung.

4. Kehangatan Kolaborasi dan Diskusi Lapangan

Sisi menarik lainnya dari Gembira Pesisir 2026 adalah cairnya komunikasi antargenerasi. Camat Cisolok tampak mengenakan topi rimba dan seragam oranye khasnya, tersenyum sumringah saat berdiskusi santai di lapangan bersama para mahasiswa KKN UGM dan universitas lainnya yang mengenakan rompi almamater. Diskusi lapangan ini membahas evaluasi program dan ide-ide segar untuk pengembangan UMKM sekitar pantai.

Dukungan Penuh dari Berbagai Elemen

Keberhasilan Gembira Pesisir 2026 tidak terlepas dari masifnya partisipasi kehadiran para pemangku kepentingan. Agenda ini dihadiri langsung oleh unsur Forkopimcam Cisolok, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, serta kepala UPTD/UPTB se-Kecamatan Cisolok.

Dukungan di tingkat tapak juga sangat solid dengan hadirnya Pemerintah Desa Cisolok, Desa Karangpapak, KNPI, Karang Taruna, Forum Silaturahmi Komunitas Sukabumi (FSKS), Pendamping PKH, dan Pendamping Desa. Sektor swasta pun tidak ketinggalan; para pimpinan hotel, penginapan, vila, restoran, serta pelaku UMKM lokal turun langsung membersihkan lingkungan tempat mereka mencari nafkah. Sektor pendidikan turut menggerakkan kepala sekolah, guru, serta ratusan siswa-siswi SMP, SMA, dan SMK di wilayah Cisolok.

Melalui sinergi yang apik ini, Pemerintah Kecamatan Cisolok berharap kegiatan Gembira Pesisir 2026 dapat menjadi pemantik gerakan serupa secara berkala. Menjaga kebersihan, kelestarian, dan keindahan Pantai Karanghawu adalah investasi jangka panjang agar destinasi unggulan Kabupaten Sukabumi ini terus memikat wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus membawa berkah kesejahteraan bagi masyarakat lokal secara berkelanjutan.

(DD)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *