banner 728x250

Pengurus IPSI Kabupaten Sukabumi Hadiri Uji Kenaikan Tingkat Sabuk PPS KBPC Ke-56

banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMIANNEWS.ID – Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukabumi melalui Delegasi Bidang Humas IPSI Kabupaten Sukabumi (Azhari Muhtar S.Pd) menghadiri Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Sabuk, Perguruan Pencak Silat (PPS) Keluarga Besar Padjadjaran Cimande (KBPC) ke-56, di halaman Pondok Pesantren At-taqwa Kp. Manggis Hilir Rt 03/03 Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (27/12/2023).

banner 325x300

Diketahui, Pada hari yang sama Pengurus IPSI Kabupaten Sukabumi, menghadiri kegiatan UKT di beberapa tempat diantaranya di PPS KBPC Benda Cicurug jumlah UKT 1.200 hingga 1.500 peserta angkatan ke-56, Selain itu PPS Galuh Pakuan di Pawenang jumlah UKT 73 angkatan ke-13 dan PPS Gelar Pusaka Siliwangi Jumlah 30 peserta angkatan ke-20 di Bojongkokosan.

Atas Nama Delegasi Bidang Humas IPSI Kabupaten Sukabumi menyampaikan, Kami mengapresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan selamat dan sukses pada perguruan pencak silat khususnya yang melaksanakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Sabuk.

“Tentunya dengan kehadiran Pengurus IPSI Kabupaten Sukabumi dalam berbagai kegiatan, Sebagai bukti bahwasanya IPSI Kabupaten Sukabumi sinergi dengan semua pihak, khususnya di perguruan pencak silat di wilayah Kabupaten Sukabumi,

Senada yang dikatakan Ketua Umum IPSI Kabupaten Sukabumi (Budi Azhar Mutawali S.I.P) Bahwa, Kita akan fokus pada penguatan struktur organisasi dan peningkatan sinergi antar perguruan serta seluruh elemen pencak silat di daerah,”terangnya.

Lanjut Azhari, Pada dasarnya salah satu tujuan diadakannya UKT, Jelas dapat meningkatkan keterampilan, kecerdasan dan kemampuan dalam teknik pencak silat sehingga siswa diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan tersebut dan mendapatkan pengakuan atas pencapaiannya selama berlatih.

“Karena bisa kita lihat Potensi pencak silat di Kabupaten Sukabumi sangat besar, terlihat dari banyaknya perguruan aktif serta keberhasilan atlet daerah dalam meraih prestasi di berbagai ajang, Tentunya potensi ini tidak akan berarti tanpa organisasi yang unggul dalam pembinaan, IPSI akan bergerak aktif untuk membawa pencak silat Sukabumi ke level nasional bahkan internasional,

Pencak silat selain olahraga juga sebagai bagian penting dari pendidikan karakter dan pelestarian budaya lokal, Mari kepada seluruh penggiat pecinta pencak silat Kabupaten Sukabumi untuk berkolaborasi dan lebih bersinergi dengan IPSI agar perguruan pencak silat semakin maju, semakin solid dan mampu mencetak prestasi yang membanggakan.

“Semoga generasi penerus bangsa yang sudah ataupun yang sedang dan yang baru mengikuti kegiatan pencak silat di mana pun berada, Berharap pencak silat dapat semakin mengakar di dunia pendidikan sebagai identitas kultural daerah sebagai warisan leluhur budaya bangsa,”ucapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Majlis Pendekar Perguruan Pencak Silat Keluarga Besar Padjadjaran Cimande (KBPC) TB Ludi Haryadi Djamhari, mengungkapkan, Hari ini ngabungbang atau nanti jurit malam itulah unsur spiritualnya dan di UKT ini semua unsur tadi di ujikan (tes) yang lulus akan diganti sabuknya dari kuning menjadi plat hijau Atau dari sabuk hijau ke sabuk plat biru atau dikasih ijazah yang merupakan kumpulan dari nilai-nilai yang sudah di tes selama dua hari ini.

“Ujian Kenaikan Tingkat ini dikuti oleh 16 cabang dari Provinsi Jakarta, Banten dan Jawa Barat dengan mengambil tema” Tunduklah seperti padi jangan berdiri tegak seperti Ilalang “artinya tidak boleh sombong semakin berisi harus semakin tunduk lungguh kemudian punya semboyan rendah hati.

Kemudian motto Pajajaran Cimande itu dari mulai bela diri menjadi jaga diri lalu menjadi tau diri, kalau kita masih punya prinsip bela diri otomatis harus ada sentuhan tangan dengan lawan dan itu yang kita hindari sekarang, Ada lagi semboyan Cimande, Orang belum dikatakan Cimande kalau masih memperlihatkan keunggulan Cimandenya.

“Sesuai dari kata dari Silat itu sendiri ada sod, Lam, Taa, diantaranya Lam (Lainul qolbi) hati yang lembut gampang dinasehati sehingga timbul rendah hati, Karena di silat itu ada 4 unsur yang dikembangkan diantaranya unsur beda diri, unsur seni budaya, mental spiritual dan unsur olahraga untuk pertandingan dan ditambah 1 lagi perguruan Cimande (Pengobatan Tradisional) patah tulang dan lainnya,”jelasnya.

Harapan dari kegiatan ini, Lestari budaya kita pencak silat umumnya dan khususnya Cimande yang merupakan cikal bakal adanya pencak silat di Indonesia dan aliran tertua di Indonesia, Selain dari ada Pagar Ruyung dan Silek Tuo Sumatera Barat,

“Jadi kata lestari tidak hanya menjaga tetapi kita merawat dan mengembangkan suatu bukti kita melestarikan ajaran-ajaran Pajajaran Cimande disini dengan ada hadirnya 1.500 peserta yang menunjukkan kita merawat budaya asli pencak silat indonesia khususnya cimande melalui perguruan pajajaran cimade,

Harapan kedua, dari segi prestasi dengan adanya ujian kenaikan tingkat ini tempatnya evaluasi hasil dari pembinaan para pelatih dari cabang-cabang kemudian evaluasinya di kembalikan ke cabang masing-masing untuk dikembangkan kembali pada akhirnya ujungnya anak itu bisa berprestasi dari segi seni budaya dan olahraganya (Prestasi).

“Harapan ke 3 yang paling berprinsip kita punya motto: Silat, Sholat, Sholawat Salamet artinya perguruan pajajaran cimade, Intinya kalau sudah bisa silat jangan lupa sholat dengan sholat pasti senantiasa membaca sholawat supaya kita mendapatkan syafa’atnya dari Nabi Muhammad SAW kalau itu sudah dilaksanakan akan selamat dunia dan akhirat,

Sesuai dengan trisula Sunda makanya logo IPSI ada trisulanya yaitu trisula Sunda diantaranya Silat, Sholat dan Siliwangi dimaknai sholat ke maha kuasa, Silat silaturahmi kesesama dan Siliwangi silih wawangi dengan warga (saudara) sebagai persatuan dan kesatuan Pancasila.

“Berharap anak-anak bisa memahami dan mengerti dan bisa melaksanakan nilai-nilainya juga sehingga ujung-ujunnya anak kita menjadi manusia yang baik serta sebaik-baiknya manusia berguna bagi diri sendiri, agama, nusa dan bangsa negara,”harapanya.

Selain itu, Kita dituntut IPSI harus berprestasi dengan pelatihan kita satu minggu ada tradisinya dan satu minggu ada jurus-jurusnya dan ada olahraga prestasinya bahkan kita ada kita punya pusat pengembangan atlet khusus bagi siswa yang condong pilihannya ke olahraga prestasi yaitu pada hari minggu seharian latihan di pusat pelatihan Atlet (PPA),

Makanya anak didik kita ada bersekolah ke luar negri terutama UNJ, UPI itu melalui jalur prestasi dari pencak silat. Melalui 62 cabang termasuk cabang di luar negri diantaranya di Hold Belanda, Thailand, Singapura, Perancis dan Austria.

“Kita punya metode pengajaran di modernisasi agar menarik minat anak salah satunya yang diterapkan seni baku karena materi ujian tapi ada seni yang lain untuk sipatnya entertain (menghibur) disamping itu ada kekebalan, benda-benda keras sebagai kekuatan tulang, Fisik olah nafas, pemecahan benda bata hebel, kelapa, tihu dan lainnya,

Dan itu salah satu daya tarik anak-anak calon peserta untuk berlatih pencak silat di pajajaran cimade, Kemudian menyampaikan prestasi berupa piala yang pragakan golok, toya, kipas dan kita sudah ada Juara Sea games dan pernah ada juga di tahun 2018 Juara ASIAN GAMES 2018, mendapat kemenangan Medali Emas (Hanifan Yudani Kusumah).

“Pesannya, Jadikan kenaikan tingkat ini sebagai bahan evaluasi, refleksi dan merenung kembali dimana kekurangan-kekurangan selama berlatih dan trakhir nanti ada sertifikat berbentuk tulisan ijazah diisinya agar tau mana yang kurang dan mana yang sudah baik akan dilatih di cabang atau dirantingnya masing-masing untuk mengejar kekurangannya.

“Berharap juga setelah ujian ini mereka lebih meningkatkan kualitas diri karena ada ripalitas (persaingan) antar cabang dan yang hadir disini adalah selektif dan kompetitif artinya tidak semua peserta di cabang itu bisa ikut ujian jadi di seleksi dulu dari mulai keterampilan, Etika sopan santun, kehadiran dan lainnya,

Kemudian dari akademik menguasai jurusnya apa belum seperti dari sabuk hijau harus menguasai 16 jurusnya dari 16 jurus bayangan dan 16 jurus kegunaan kekebalan, seni, olahraga tandingnya dan lainnya, Tumbuh mentalitas setelah lulus ujian, semangat berlatih di cabang-cabang masing-masing kemudian prestasi diikuti,”pungkasnya.

(DD)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *