SUKABUMIANNEWS.ID – Di tengah upaya meningkatkan kualitas olahraga usia muda, Kota Sukabumi akhirnya memiliki bukti nyata bahwa pembinaan jangka panjang mulai menunjukkan hasil. Attar, remaja yang sehari-hari berlatih di lingkungan lokal, resmi menjadi bagian dari Tim Nasional Futsal U-16.

Keberangkatannya dilepas langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam sebuah acara sederhana namun penuh makna di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (28/11/2025).
Attar bukan sekadar atlet yang lolos seleksi nasional. Ia menjadi potret perkembangan pembinaan futsal daerah: disiplin latihan, dukungan keluarga, serta peran klub dan sekolah menjadi pilar yang mendorongnya mencapai level nasional. Dari 24 pemain yang terpilih untuk memperkuat skuad muda Indonesia, ia satu-satunya yang mewakili Kota Sukabumi.
Wali Kota Ayep Zaki menilai pencapaian ini sebagai simbol bahwa jalur pembinaan usia dini yang terus diperkuat pemerintah daerah mulai membuahkan hasil. Ia mengapresiasi kerja keras Dispora, para pelatih, dan orang tua atlet, sambil menekankan bahwa hadirnya Attar di tim nasional menjadi indikator penting bahwa potensi lokal mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
Bagi Attar, kesempatan membela Indonesia di turnamen internasional di Thailand mendatang menjadi pengalaman berharga sekaligus tanggung jawab besar. Ia berharap keberhasilannya bisa memicu teman-temannya sesama pemain muda untuk percaya diri mengejar prestasi serupa. “Doa dan dukungan masyarakat Sukabumi menjadi penyemangat saya,” ujarnya.
Kepala Dispora Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar, menyampaikan bahwa terpilihnya Attar mempertegas pentingnya peningkatan fasilitas latihan dan pembinaan atlet muda. Ia optimistis, dengan konsistensi program yang dijalankan pemerintah, Kota Sukabumi dapat melahirkan lebih banyak bibit potensial di berbagai cabang olahraga—bukan hanya futsal.
Prestasi Attar menjadi pengingat bahwa atlet besar tidak lahir secara instan. Ia lahir dari proses pembinaan, kesempatan, dan dukungan berbagai pihak. Dan bagi Kota Sukabumi, langkah Attar menuju tim nasional menjadi sinyal awal bahwa masa depan olahraga daerah berada di jalur yang tepat.
(DD)

















