banner 728x250

Kalapas Warung Kiara Hadiri Bimtek dan Workshop Koperasi Merah Putih Warga Binaan di Bandung

banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMIANNEWS.ID – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Warung Kiara, Kurnia Panji Pamekas, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis dan Workshop Pembinaan Koperasi Merah Putih Warga Binaan (KMP-WB) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada tanggal 26–27 November 2025, bertempat di Aula LPKA Bandung.

banner 325x300

Kegiatan Bimbingan Teknis dan Workshop ini merupakan langkah strategis dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta memperkuat tata kelola Koperasi Merah Putih Warga Binaan sebagai instrumen pembinaan kemandirian. Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, serta selaras dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam membangun pemasyarakatan yang produktif dan berdaya saing.

Dalam kegiatan tersebut, Kalapas Warung Kiara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak kemandirian warga binaan. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan manajemen koperasi agar sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Koperasi, sekaligus mendorong penyusunan roadmap pengembangan unit usaha KMP-WB yang lebih terarah, profesional, dan berkelanjutan.

“Koperasi Merah Putih Warga Binaan merupakan instrumen penting dalam pembinaan kemandirian. Melalui bimbingan teknis ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan tata kelola koperasi sesuai standar Kementerian Koperasi serta menyusun roadmap unit usaha yang lebih terarah dan berkelanjutan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga binaan,” ujar Kurnia Panji Pamekas.

Melalui kehadiran langsung Kepala Lapas dalam kegiatan ini, Lapas Warung Kiara menunjukkan dukungan penuh terhadap penyelarasan program pembinaan, peningkatan kompetensi pengurus koperasi, serta pengembangan unit usaha yang produktif, akuntabel, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga binaan sebagai bekal reintegrasi sosial di tengah masyarakat.

(DD)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *