banner 728x250

Kompak Bangkitkan Budaya Ke-NU-an, MWC NU Warudoyong Sukses Gelar Lailatul Ijtima dan Konfercam

banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMIANNEWS.ID – Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Warudoyong sukses menyatukan kegiatan spiritual dan penguatan struktural organisasi ke dalam satu rangkaian acara yang khidmat dan visioner. Momentum bersejarah ini menjadi tonggak kebangkitan pengkhidmatan jam’iyah di tingkat akar rumput.

Pihak panitia menyelenggarakan pengajian bulanan Lailatul Ijtima bersamaan dengan Konferensi Kecamatan (Konfercam) MWC NU. Kegiatan ini dipusatkan di Aula MI Nurul Islam, Jl. Cemerlang No.10 Kubang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi pada Jumat malam (19/06/2026).

banner 325x300

Jajaran kiai, tokoh agama, dan pengurus PCNU serta MWC NU duduk bersila secara lesehan di atas karpet panggung utama. Di latar belakang, terbentang spanduk bertuliskan “Lailatul Ijtima MWC Warudoyong”. Suasana akrab terpotret lewat cangkir-cangkir hidangan teh hangat di sela-sela acara.

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Sukabumi, H. M. Ismatullah Fauzi, SH.i., menyampaikan bahwa agenda gabungan ini merupakan bagian dari program kerja rutin PCNU Kota Sukabumi yang dilaksanakan secara simultan oleh MWC NU di setiap kecamatan.

PCNU Kota Sukabumi sengaja menggagas program turun langsung ke bawah (turba) untuk menyapa, mengonsolidasikan, sekaligus memperkuat struktur kepengurusan di tingkat kecamatan agar program kerja dapat dirasakan langsung oleh umat.

“Alhamdulillah kita melihat antusias pengurus seperti apa, termasuk saat ini Warudoyong masih solid kepengurusan tingkat kecamatan,” ujar H. M. Ismatullah Fauzi, SH.i.

Menghidupkan Tradisi, Merajut Berkah

Lebih lanjut, H. M. Ismatullah Fauzi menegaskan esensi mendalam dari Lailatul Ijtima. Menurutnya, kegiatan pengajian malam di masing-masing wilayah ini bukan sekadar rutinitas keagamaan biasa, melainkan media vital demi menghidupkan kembali budaya, amaliyah, dan identitas ke-NU-an di tengah tantangan zaman.

Beliau berharap pergerakan yang digawangi oleh para pengurus MWC NU Warudoyong ini mampu membawa keberkahan yang luas bagi masyarakat. Ia juga berpesan agar seluruh jajaran pengurus senantiasa tulus dan mengesampingkan kepentingan pribadi maupun urusan finansial demi kemaslahatan organisasi.

“Dimana keberkahan ini yang terbaik untuk NU dan warga masyarakat karena di NU tidak ada tendensi kepentingan apapun, hanya pengkhidmatan kepada para ulama,” tegasnya di hadapan puluhan jamaah.

Tampak puluhan jamaah bapak-bapak dan tokoh masyarakat setempat hadir memadati area acara outdoor beratap spandek besi, duduk dengan khusyuk di atas kursi kayu menyimak jalannya pengajian malam (Lailatul Ijtima) dengan khidmat.

Ust. Irfan Aminullah Terpilih Aklamasi & Siap Tancap Gas

Pada momentum Konfercam perdana tersebut, Ust. Irfan Aminullah, S.Pd., resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua MWC NU Kecamatan Warudoyong untuk masa khidmat berikutnya. Kepercayaan penuh yang diberikan oleh para kader ini langsung disambut dengan perumusan arah gerak organisasi yang progresif.

Seusai terpilih, Ust. Irfan langsung memaparkan program kerja utama yang akan menjadi prioritas jangka pendek. Salah satunya adalah mengaktifkan kembali Lailatul Ijtima keliling (lingkar kelurahan) ke lima kelurahan yang berada di wilayah administrasi Kecamatan Warudoyong.

“Tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan warga masyarakat khususnya di Kecamatan Warudoyong,” terang Ust. Irfan optimis.

Suasana pelaksanaan musyawarah dan dinamika sidang pleno Konfercam yang berjalan tertib di dalam ruangan memperlihatkan proses kaderisasi yang sehat.

Kemandirian Ekonomi dan Penguatan Sektoral

Selain fokus pada program keagamaan dan penguatan ideologi Aswaja, MWC NU Warudoyong di bawah kepemimpinan baru juga merancang program produktif di berbagai sektor strategis, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, hingga sektor ekonomi mandiri.

Langkah konkret kemandirian umat ini diwujudkan melalui rencana pengelolaan ketahanan pangan lokal.

“Sektor ekonomi lagi diusahakan budidaya ikan dan ayam, insyaallah kita akan launching di tahun 2026 ini,” tambahnya dengan nada mantap.

Menengok sejarahnya, organisasi NU di tingkat kecamatan ini pertama kali dibentuk pada tahun 2023 lalu. Perjalanan dinamis selama tiga tahun terakhir akhirnya membuahkan hasil manis dengan suksesnya penyelenggaraan Konfercam perdana ini.

Foto dokumentasi pimpinan sidang Konfercam MWC NU Warudoyong yang duduk di meja hijau berlogo PCNU Kota Sukabumi, disusul foto bersama seluruh jajaran pengurus, kiai, dan kader banom seperti Ansor dengan pose mengepalkan tangan ke depan sebagai simbol tekad bulat, soliditas, dan semangat perjuangan baru).

Mengenai struktur kepengurusan yang baru dibentuk, Ust. Irfan menjelaskan bahwa komposisi kepengurusan lama sebagian besar tetap dipertahankan dengan beberapa revisi dan penyegaran anggota. Hal ini dilakukan agar roda organisasi dapat bergerak lebih kompak, taktis, dan penuh semangat baru.

“Walaupun mungkin ada kekurangan di bidang keuangan, insyaallah kita akan kompak menjalankan program-program kedepannya,” pungkasnya menutup wawancara.

Kegiatan yang berlangsung hingga larut malam ini berjalan dengan sangat lancar dan penuh berkah. Acara turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, Muspika Kecamatan Warudoyong, para kiai, tokoh agama lintas kelurahan, serta seluruh jajaran pengurus struktural Badan Otonom (Banom) NU setempat.

(DD)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *