SUKABUMIANNEWS.ID — Guna mewujudkan generasi masa depan yang berencana dan menekan angka risiko kematian ibu melahirkan, UPTD PPK BLUD Puskesmas Tipar terus menorehkan komitmen nyata. Setiap bulannya, fasilitas pelayanan kesehatan ini secara konsisten melayani rata-rata 20 hingga 30 pasien Keluarga Berencana (KB) yang ingin mengatur jarak kelahiran demi kesejahteraan keluarga.
Kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga di wilayah kerja Puskesmas Tipar kian menunjukkan tren positif. Pelayanan yang ramah, cepat, dan pemanfaatan sistem pendataan digital yang humanis (seperti terlihat saat petugas memberikan edukasi langsung kepada warga di lapangan) menjadi magnet utama bagi warga untuk mempercayakan kesehatan reproduksi mereka kepada tenaga medis setempat.
Kepala UPTD PPK BLUD Puskesmas Tipar, Ary Yulianti, dalam sesi wawancara eksklusif pada Senin (15/6/2026), memaparkan bahwa komitmen ini merupakan bagian dari misi besar puskesmas dalam mendukung program jaminan kesehatan nasional. Menariknya, seluruh fasilitas dan tindakan layanan KB ini dapat dinikmati tanpa dipungut biaya sepeser pun bagi peserta jaminan kesehatan.
“Layanan KB di Puskesmas Tipar dapat diakses secara gratis oleh para peserta program BPJS Kesehatan, termasuk bagi pasien yang berstatus Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Namun, di luar itu (pasien non-BPJS), kami menarik retribusi yang sangat terjangkau sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku,” ucap Ary Yulianti.
Jadwal Fleksibel dan Ragam Pilihan Metode Kontrasepsi
Demi memfasilitasi antusiasme warga yang tinggi, Puskesmas Tipar membuka posko layanan KB dengan jadwal yang sangat fleksibel, yakni dari hari Senin hingga Sabtu. Efektivitas pelayanan yang prima terbukti dari statistik harian, di mana puskesmas mampu melayani antara 7 hingga 8 orang pasien per hari secara mengalir dan teratur.
Lebih lanjut, metode kontrasepsi yang disediakan pun terbilang sangat variatif dan modern, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi fisik masing-masing ibu. Puskesmas menyediakan layanan mulai dari metode jangka pendek hingga kontrasepsi jangka panjang:
-
IUD (Intrauterine Device / Spiral): Metode jangka panjang yang aman dan efisien untuk perlindungan bertahun-tahun.
-
Implan (Susuk KB): Fleksibel dan sangat efektif bagi ibu dengan mobilitas tinggi.
-
Suntik KB: Solusi berkala yang praktis dengan pemantauan rutin oleh bidan berpengalaman.
Prioritas Khusus Kehamilan Risiko Tinggi & Layanan USG Gratis
Program KB ini, menurut Ary Yulianti, bukan sekadar membatasi jumlah anak, melainkan sebuah intervensi medis yang vital untuk menyelamatkan jiwa. Penggunaan KB sangat dianjurkan dan diwajibkan bagi para ibu yang telah memasuki fase kehamilan risiko tinggi (risti), salah satunya adalah wanita yang masih aktif atau merencanakan kehamilan di usia di atas 40 tahun.
Langkah preventif Puskesmas Tipar tidak berhenti pada pembatasan kehamilan saja. Sebagai bentuk layanan kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang komprehensif, puskesmas juga menghadirkan inovasi berupa layanan pemeriksaan ultrasonografi (USG) gratis setiap hari Jumat. Layanan ini didukung langsung oleh tenaga dokter ahli yang siap memonitor perkembangan janin dan mendeteksi dini potensi gangguan kehamilan.
Dengan sinergi layanan KB yang masif dan pemeriksaan USG mingguan ini, Puskesmas Tipar berharap dapat terus menekan angka stunting serta menjamin kesehatan ibu dan anak di wilayah sekitar menuju masyarakat yang sehat, bahagia, dan sejahtera.
(DD)


















