SUKABUMIANNEWS.ID – Ribuan pasang mata tampak antusias memadati GOR Merdeka Kota Sukabumi pada Kamis, 4 Juni 2026. Guna menjawab tantangan pengasuhan di era digital, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi sukses menyelenggarakan seminar akbar bertajuk “Smart Service Parenting”.
Tak tanggung-tanggung, seminar ini menghadirkan pakar neoparenting dan narasumber nasional yang sangat populer di kalangan ibu-ibu, dr. Aisah Dahlan. Sebanyak 1.000 peserta yang terdiri dari para orang tua, praktisi pendidikan, hingga kader PKK memenuhi tribun dan area utama gedung dengan penuh semangat.
Dalam foto dokumentasi kegiatan, terlihat barisan jajaran pengurus TP-PKK Kota Sukabumi bersama tamu undangan tampil anggun mengenakan seragam batik bermotif khas Indonesia. Di barisan belakang, jajaran peserta yang didominasi kaum perempuan berhijab tampak duduk rapi, siap menyerap ilmu pengasuhan yang berharga.
Membangun Karakter Tangguh & Komunikasi Harmonis
Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatillah, saat membuka acara secara resmi menyampaikan bahwa seminar ini diinisiasi sebagai wadah belajar bersama yang sangat krusial bagi masyarakat modern.
“Kami inisiasi seminar ini sebagai ruang belajar bersama untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Karena tantangan yang kita hadapi saat ini tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional dan spiritual,” jelas Ranty dalam sambutannya.
Ranty menambahkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentuk karakter anak yang tangguh dalam menghadapi tantangan dunia modern melalui komunikasi yang efektif di dalam keluarga. Selain itu, konsep “Smart Service” ini juga diarahkan untuk mendorong pelayanan publik yang lebih efektif, khususnya pada sektor pendidikan.
Diikuti 1.000 Peserta: Bekal Strategis untuk Orang Tua dan Pendidik
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Kegiatan, drg. Rina Hestiana, mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya animo masyarakat. Ia memaparkan bahwa materi seminar dirancang secara komprehensif agar dapat langsung diaplikasikan di rumah maupun di sekolah.
-
Pemahaman Tumbuh Kembang: Membekali orang tua dan pendidik dengan strategi memahami psikologi anak.
-
Komunikasi Harmonis: Menjembatani kesenjangan komunikasi (generation gap) antara orang tua dan anak zaman sekarang.
-
Keterampilan Mengasuh: Memberikan tips praktis berbasis sains dan agama dari dr. Aisah Dahlan.
“Seminar ini diikuti oleh 1.000 orang peserta yang berasal dari berbagai kalangan,” pungkas drg. Rina di akhir laporan panitia.
Melalui sinergi yang apik antara TP-PKK, para pendidik, dan orang tua ini, Kota Sukabumi optimis dapat mencetak generasi emas yang tidak hanya cerdas secara akademis, namun juga matang secara mental dan spiritual. (Humas/Red)
(DD)


















