banner 728x250

Sukabumi Hebat! Pemkot Gelontorkan Rp22,6 Miliar untuk Realisasi 12 Program Unggulan Berbasis Kesejahteraan

banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMIANNEWS.ID – Pemerintah Kota Sukabumi membuktikan komitmennya dalam mewujudkan visi dan misi daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Sepanjang tahun anggaran 2025, Pemkot Sukabumi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sukses merealisasikan anggaran sebesar Rp22.655.608.900 untuk mendanai 12 program unggulan yang menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat.

Langkah strategis ini mencakup penguatan sektor keagamaan, sosial, pelayanan kesehatan gratis, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif dan pelaku usaha mikro.

banner 325x300

Mengapresiasi Garda Terdepan Masyarakat

Porsi anggaran terbesar dialokasikan untuk mengapresiasi para tokoh dan petugas yang menjadi garda terdepan di lingkungan warga. Tidak tanggung-tanggung, Pemkot Sukabumi merealisasikan Rp16.632.300.000 yang disalurkan sebagai insentif untuk guru ngaji, marbot masjid, anggota Satlinmas (Linmas), serta jajaran Ketua RT dan RW. Penguatan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas sosial dan meningkatkan semangat gotong royong di Kota Sukabumi.

Pelayanan Kesehatan yang Kian Dekat dan Gratis

Sektor kesehatan juga menjadi prioritas utama. Guna memastikan seluruh warga mendapatkan akses medis yang layak, anggaran sebesar Rp3.075.900.000 dikucurkan untuk mendukung operasional Posyandu di setiap wilayah.

Selain itu, Pemkot Sukabumi juga sukses mengintegrasikan layanan darurat dan fasilitas gratis dengan anggaran Rp972.406.450. Dana tersebut digunakan untuk mengoptimalkan layanan homecare, klinik sore di berbagai Puskesmas, serta penyediaan fasilitas ambulans gratis bagi warga yang membutuhkan.

Dorong Ekonomi Kreatif dan Tekan Pengangguran

Menjawab tantangan zaman digital, program inovatif “Menata Kebaikan Tech” sukses digelar dengan serapan anggaran sebesar Rp904.774.500. Program ini berfokus pada pengembangan sektor ekonomi kreatif agar pelaku usaha lokal mampu bersaing di pasar modern.

Sejalan dengan itu, untuk menekan angka pengangguran dan mencetak tenaga kerja siap pakai, Pemkot Sukabumi mengalokasikan Rp122.135.000 demi mengoptimalkan fungsi Balai Latihan Kerja (BLK). Tak kalah penting, sektor koperasi turut mendapat angin segar lewat penyaluran dana hibah sebesar Rp660.000.000 untuk mendukung keberlangsungan operasional 33 Koperasi Merah Putih.

Kebijakan Religius dan Pendekatan Humanis

Sebagai kota yang religius dan inklusif, program Sukabumi Kota Wakaf berhasil direalisasikan dengan anggaran Rp165.000.000. Di sisi lain, komunikasi dua arah antara pemimpin dan rakyatnya terus dijaga secara humanis melalui program “Ngopy” (Ngobrol Happy Bareng Wali Kota). Program serap aspirasi yang digelar sebanyak tiga kali ini merealisasikan anggaran sebesar Rp123.092.650.

Menatap Masa Depan: Program yang Sedang Dipersiapkan

Keberhasilan realisasi tahun 2025 ini menjadi batu loncatan yang kuat. Pihak Bappeda Kota Sukabumi mengonfirmasi bahwa pemerintah daerah tidak berhenti sampai di sini. Saat ini, beberapa program unggulan masa depan sedang dalam tahap matang persiapan, di antaranya:

  • Pemuda Berdaya: Optimalisasi peran aktif dan anggaran untuk kepemudaan.

  • Pusat Konseling Keluarga Ayeuna: Layanan konseling bagi keharmonisan keluarga (Ibu, Ayah, Anak, dan Remaja).

  • Layanan Ambulans Jenazah: Penyempurnaan fasilitas layanan kedukaan.

  • Sukabumi Menyala: Sistem layanan publik terintegrasi berbasis teknologi untuk mempermudah segala urusan administratif warga.

Melalui transparansi anggaran dan implementasi program yang tepat sasaran ini, Pemerintah Kota Sukabumi optimis dapat membawa kota ini menjadi daerah yang semakin maju, religius, dan nyaman bagi seluruh warganya.

(DD)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *