banner 728x250

Jalan Provinsi Sukabumi–Sagaranten Kembali Dibuka Usai Penanganan Darurat Pergerakan Tanah

banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMIANNEWS.ID – Akses Jalan Provinsi yang menghubungkan Sukabumi dengan Sagaranten kini kembali dapat dilintasi setelah sempat terganggu akibat pergerakan tanah. Penanganan darurat yang dilakukan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat telah diselesaikan, sehingga arus lalu lintas di jalur tersebut kembali normal untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

banner 325x300

Koordinator Perbaikan Jalan Provinsi Sukabumi–Sagaranten, Asep, mengatakan bahwa pihaknya segera melakukan langkah cepat dengan perbaikan sementara pada titik jalan yang terdampak. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kerusakan bertambah parah sekaligus membuka kembali akses bagi masyarakat.

“Penanganan darurat dilakukan dengan memasang beronjong sebagai penahan tanah, kemudian disusun batu dan dilapisi batu split berukuran kecil di bagian atas badan jalan,” ujar Asep, Jumat (2/1/2025).

Menurutnya, perbaikan sementara itu rampung pada Kamis (1/1/2025). Sejak saat itu, ruas jalan yang sebelumnya mengalami gangguan sudah dapat dilewati kembali oleh pengguna jalan. Dengan dibukanya akses ini, mobilitas warga serta aktivitas distribusi barang yang sempat terhambat diharapkan kembali berjalan lancar.

Sebelumnya, pergerakan tanah di lokasi tersebut menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada badan jalan. Demi keselamatan, petugas sempat menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas karena kondisi jalan dinilai rawan dan berpotensi membahayakan pengendara.

Ruas Jalan Provinsi Sukabumi–Sagaranten sendiri merupakan jalur strategis yang menjadi penghubung antarwilayah di selatan Kabupaten Sukabumi. Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat bergerak cepat melakukan penanganan darurat, sembari menyiapkan rencana perbaikan permanen agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

(DD)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *