SUKABUMIANNEWS.ID – Seorang kusir delman menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sejumlah orang di Jalan Siliwangi, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (24/12/2025) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB itu sempat menghebohkan warga dan terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seekor kuda delman tergeletak di bahu jalan, sementara warga berkerumun menyaksikan situasi yang sudah tak terkendali. Kusir delman dilaporkan mengalami luka cukup serius pada bagian wajah akibat insiden tersebut.
Salah seorang saksi mata berinisial AR (27) mengungkapkan, kejadian bermula dari aksi kejar-kejaran antara delman dengan empat sepeda motor di ruas Jalan Siliwangi, dari arah pintu Hek menuju Selabintana.
“Dari bawah kuda lari ke atas dikejar empat motor. Pas sampai sini, delman muter balik, kayak mau belok ke Jalan Perana, terus kudanya jatuh,” ujar AR saat ditemui, Kamis (25/12/2025).
Menurutnya, setelah kuda terjatuh, sejumlah orang langsung menghampiri dan melumpuhkan kusir delman. Korban sempat melarikan diri ke area Asrama Secapa sebelum akhirnya diamankan petugas.
Dugaan sementara, pengejaran dilakukan karena kusir delman tersebut diduga terlibat pencurian sepeda motor milik kerabatnya sendiri. Saat kejadian, beberapa pengendara motor disebut meneriaki korban dengan sebutan maling, sehingga memicu kepanikan warga sekitar.
“Ada yang teriak maling, terus dikejar sama ojek juga. Situasi sempat kacau, tapi polisi cepat datang dari arah Secapa,” tambah AR.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka lebam di bagian wajah. Polisi kemudian membawa kusir delman ke Polsek Cikole untuk dimintai keterangan dan penanganan lebih lanjut. Identitas korban belum diketahui secara pasti, namun ia disebut-sebut merupakan warga Ciaul, Kota Sukabumi.
Saksi lain, Andri Umar (50), menuturkan bahwa pengejaran terhadap kusir delman sudah berlangsung sejak dari kawasan Ciaul sebelum berakhir di Jalan Siliwangi.
“Dia sudah dicari dari Ciaul. Ketahuan sama anak pemilik motor, lalu diteriakin maling dan dikejar sampai akhirnya tertangkap di sini,” ungkap Andri.
Sementara itu, kondisi kuda delman yang sempat terkapar di jalan dilaporkan tidak mengalami luka serius. Setelah mendapat penanganan dari dokter hewan, kondisi kuda dinyatakan stabil.
“Kudanya satu, delmannya kecil. Setelah disuntik dokter hewan, kondisinya kelihatan sehat,” pungkas Andri.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian serta memastikan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
(DD)

















