banner 728x250

Pemkot Sukabumi Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Nataru Lewat Gerakan Pangan Murah

banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMIANNEWS.ID – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (HBKN Nataru), Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat strategi stabilisasi ekonomi dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Cisarua, Senin (01/12/2025). Program yang dilaksanakan DKP3 Kota Sukabumi ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan harga kebutuhan pokok tidak bergejolak di penghujung tahun.

banner 325x300

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, hadir meninjau langsung aktivitas GPM. Ia menekankan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya soal menurunkan harga, tetapi menjaga agar sistem pangan daerah tetap tangguh menghadapi lonjakan permintaan jelang hari besar.

 

Stabilitas Harga Jadi Fokus Utama

 

Dalam penjelasannya, Bobby menyebutkan bahwa inflasi Kota Sukabumi sepanjang tahun cenderung fluktuatif. Situasi ini umumnya semakin dinamis menjelang akhir tahun ketika konsumsi masyarakat meningkat.

 

“GPM adalah intervensi yang mampu meredam gejolak. Bukan hanya harganya lebih terjangkau, tetapi juga membantu pasar tidak bergerak terlalu liar,” ungkapnya.

 

Menurutnya, selisih harga hingga Rp1.500–Rp5.000 per komoditas—mulai dari minyak goreng, beras, cabai, bawang putih, hingga bawang merah—menjadi bantalan penting bagi daya beli warga. Dengan harga yang lebih terkendali, tekanan inflasi dapat ditekan tanpa mengganggu rantai pasok.

 

Sinergi Pembiayaan dan Kolaborasi Pemerintah–Masyarakat

 

GPM yang digelar hari itu mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sementara rangkaian kegiatan berikutnya hingga Jumat dibiayai melalui APBD Kota Sukabumi. Sinergi pembiayaan ini menjadi bukti bahwa pengendalian inflasi merupakan kerja besar lintas pemerintahan.

 

Namun Bobby menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian harga tak hanya bergantung pada pemerintah. Pola konsumsi masyarakat memegang peran penting dalam menjaga keseimbangan permintaan dan pasokan.

 

“Jika masyarakat lebih fokus pada kebutuhan pokok, ritme harga pangan akan lebih stabil. Konsumsi yang proporsional itu salah satu kunci menjaga inflasi,” ujarnya.

 

Penguatan Sistem Distribusi

 

Selain menyediakan pangan dengan harga terjangkau, Pemkot Sukabumi juga terus mendorong perbaikan sistem distribusi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan barang kebutuhan pokok dapat bergerak lebih cepat, efisien, dan tidak menimbulkan biaya tambahan yang memicu kenaikan harga.

 

Tim pengendalian inflasi daerah pun diperkuat agar mampu membaca dinamika pasar secara lebih akurat dan responsif.

 

Belanja Bijak Menjelang Akhir Tahun

 

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota kembali mengingatkan warga agar berbelanja secara bijak di masa menjelang Nataru yang biasanya identik dengan peningkatan konsumsi.

 

“Prioritaskan kebutuhan pokok dan belanjalah sesuai kebutuhan. Langkah kecil dari masyarakat punya dampak besar terhadap stabilitas inflasi,” katanya.

 

Dengan pelaksanaan GPM dan penguatan sistem pangan daerah, Pemerintah Kota Sukabumi berharap stabilitas harga tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menyambut akhir tahun dengan lebih tenang.

(DD)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *