SUKABUMIANNEWS.ID – Tiga titik ruas jalan Jalan Nasional lintas Palabuhanratu mengalami Akibat Pergerakan Tanah. Selain disinyalir akibat intensitas hujan yang tinggi beberapa hari ini juga tekanan kendaraan berat serta infrastruktur jalan yang sudah kurang layak menyebabkan hal tersebut.
Titik Pertama dan Kedua berlokasi di Kampung Tonjong Desa Citarik Kecamatan Palabuhanratu dan titik ketiga berlokasi Tanjakan Baeud Desa/Kecamatan Warungkiara, Rabu (17/12/2025).
Dari Pantauan di lokasi, tiga lokasi tersebut, alami kerusakan parah mulai dari tepi jalan, bahu jalan genangan air dan Pantahan-patahan yang bisa menimbulkan pergerakan tanah juga longsor.
Unggal salah satu penguna jalan warga Sukaraja mengatakan, bagi teman-tema pengendara roda empat dan roda dua harus ekstra hati-hati saat melintasi tiga lokasi kerusakan Jalan Nasional Palabuhanratu bahaya bisa mengancam kapan saja ikuti arahan informasi terkini baik melalui media online, media sosial dan informasi melalui kanal instansi terkait,” terangnya.
Unggal berharap Pemerintah Pusat Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (KemenPUPR RI), Bisa lebih cepat dalam penangan perbaikan jalan apalagi jelang Nataru yang paling harus diperhatikan utama pembangunan saluran air (Drainase).
Selain itu, bukan hanya penguna jalan saja banyak rumah – rumah warga masyarakat sekitar yang mengalami kerusakan parah akibat dari pergerakan tanah tersebut,” pungkasnya.
(ZA)

















